Temen aku jawab gini
pas aku tanya pendapatnya, “Lebih ga enak kalo kita yang gatau apa-apa
sedangkan semua orang tau tentang hal itu, daripada kita mengetahui suatu hal
sendirian.”
Tuhan Maha Adil, Ia
memberikan yang terbaik untuk makhluknya walau kadang makhluknya mengeluh atas
apa yang diberikan kepadanya.
Tapi kali ini sedang
ada dalam dua kondisi itu. Menurutku, aku pun sekarang sedang ada di masa
dimana aku sedang moody- tidak bisa mengontrol mood- emosional maybe. Emotional
not only means as negative thing (mad), but also can be positive thing (silent).
Untuk urusan yang hanya
menyangkut antara aku dan seseorang. Dia pernah bilang kalau dia lebih memilih
memasuki pintu yang telah terbuka dibanding pintu yang masih tertutup dan harus
mengetuknya dulu.Peluang yang didapatkan memang lebih besar dan lebih mudah
karena Ia tidak akan mendapatkan penolakan atau rasa yang tidak dia inginkan.
Bila harus mengetuk dulu, belum tentu orang yang ada di dalam pintu itu mau
membukakan pintu untuknya, bisa jadi Ia harus menunggu lama untuk dibukakan,
atau bahkan menunggu tanpa hasil. Terserah kalian yang membaca ingin memilih
yang mana. Tetapi masalahnya hanya aku yang mengetahui sifatnya ini, tak
seorangpun menyadari atau bahkan sekedar melihatnya.
Setiap orang mempunyai
pintunya masing-masing, dan hak orang itu atas pintunya masing-masing.
Tipe-tipe pintu menurut saya:
1.
Selalu membuka kunci
dan pintunya lebar-lebar
2.
Selalu membuka kunci
dan membukanya setengah
3.
Selalu membuka kunci
tetapi tetap menutup pintunya (hanya membuka pintu jika ada yang mau masuk)
4.
Selalu mengkunci pintu
(membuka kunci dan pintunya hanya jika ada yang mau masuk)
5.
Selalu menghiraukan
orang-orang maka sama sekali tidak pernah berusaha untuk membuka pintu dan
bahkan kuncinya sekalipun.
Ohiya untuk yang
masalah kedua, it’s better I not though u and u can imajine by urself.
No comments:
Post a Comment